KEGIATAN BERSIH BERSIH DI PANTAI SURAMADU
Tanggal 30 september / 2018
Hari minggu kemaren diadakan bersih bersih pantai kenjeran tepatnya yang berada di bawah
Jembatan Suramadu dan sekitarnya pagi ini dipenuhi oleh ribuan pelajar sd/smp dan para guru
yangdatang untuk melakukan bersih-bersih Kegiatan bersih bersih kemarin dimulai pukul 05.00
Wib hingga pukul 08.00 Wib. Tujuannya sendiri untuk mendorong masyarakat sekitar untuk
peduli terhadap lingkungan. Selain itu juga untuk memberikan energi positif pada pengembangan
daerah setempat. Kegiatan ini untuk membimbing anak-anak dan melatih mereka bertanggung
jawab kepada diri sendiri dan lingkungannya.Utamanya melatih diri menjaga kebersihan
sekitar.Setiap kali aksi bersih-bersih baik di sekitar pantai Kenjeran, maupun di pantai kaki
jembatan Aksi Bersih-Bersih Pantai Jembatan Suramadu Surabaya ini diselenggarakan oleh
Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya.
Nama :YUYUN ANGGREANI
Kelas: VII-A
TUGAS JURNAL
Jurnalistik Spendelas
Gudang pengetahuan
Senin, 01 Oktober 2018
Anggota bersih-bersih dipantai Jembatan Suramadu siswa kelas 7&8 SMP Negeri 18 Surabaya
sendiri atau bersama siswa-siswa SMP Negeri 18 Surabaya, aksi membersihkan pantai di sekitar kaki Jembatan Suramadu Surabaya ini, memunguti sampah-sampa dihalaman sekitar jembatan suramadu.
Siswa-siswa dari sekolah SMP manapun, Pantai Jembatan Suramadu Surabaya ini adalah aksi kerelawanan masyarakat, memungiti sampah-sampah, khususnya warga sekolah bersama guru-gurunya, dan anggota yang bersangkutan. Ujar aksi kerelawanan ini, asal mula penyelenggara tidak menyediakan snack dan konsumsi.
Harapan saya dengan kegitan bersih-bersih tersebut, semoga pantai kenjeran suramadu bersih dan nyaman untuk dikunjungi. menjadi daya tarik para pengunjung.
SINDY RISKA F.
Jumat, 28 Juli 2017
PRA LOS SMP NEGERI 18 SURABAYA
Sabtu (15/7) SMP Negeri 18 Surabaya mengelar kegiatan Pra LOS. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru yang lulus seleksi PPDB Surabaya. Jumlah peserta didik baru 266 siswa yang diterima melalui jalur, Mitra Warga 14 siswa, Prestasi 1 siswa, dan Reguler 251 siswa.
Menurut panitia PPDB SMP Negeri 18 Surabaya, peserta yang mendaftar di sekolah ini terdiri dari 823 pemilih, terbagi dalam 2 pilihan, pilihan 1 sejumlah 623 siswa dan pilihan 2 sejumlah 200 siswa, ujar Bapak Edwin Maulana Fermianto, S.Kom.
Kegiatan Pra LOS perlu dilaksanakan sebagai pengantar kegiatan utama yang akan dilaksanakan 3 hari ke depan. Kegiatan LOS ini mulai berupa istilah menjadi Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) berdasarkan Permendikbud No 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah. Tujuan utama PLS yaitu, mengenal potensi siswa, membantu siswa beradaptasi, menumbuhkan mlotivasi, mengembangkan interaksi positif antar siswa, dan menumbuhkan perilaku positif sehingga terwujud program PPK.
Program PPK merupakan wujud dari Nawa Cita yakni menghadirkan negara untuk memberi rasa aman dan merevolusi karakter bangsa melalui pendidikan. PPK meliputi 5 Karakter Utama, Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong Royong, dan Integritas. Karakter-karakter tersebut akan tercermin dalam kegitan PLS dengan materi antara lain, Tata tertib dan tata Krama, Wawasan Wiyata mandala dan Wawasan Kebangsaan, Green School/ Sekolah Hijau, PHBS (Perilaku hidup Bersih dan Sehat), Kompetensi Siswa, dan Evaluasi.
Jumat, 21 Oktober 2016
Bulan Bahasa dan Sastra
Bulan Bahasa diperingati pada tanggal 28 Oktober. Dan sekarang Bulan Bahasa sudah diganti menjadi Bulan Bahasa dan Sastra.Mengapa Bulan Bahasa dan Sastra jatuh pada bulan Oktober? Karena Bahasa Indonesia lahir seacara resmi pada tanggal 28 Oktober 1928 dan tanggal itu juga bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda.Salah satu ikrar di Sumpah Pemuda adalah menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Hal itu menjadi awal mula tingginya semangat nasionalisme termasuk di dalamnya penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, hingga pada karya sastranya. Puisi Tanah Air karangan Muhammad Yamin adalah salah satu karya sastra yang mulai menggunakan bahasa Indonesia dan bukan bahasa Melayu.
Ada banyak cara yang dilakukan masyarakat Indonesia dalam memperingati Bulan Bahasa. Ada pentas seni yang menonjolkan keindahan aksara dalam pertunjukannya, seperti Theater, pembacaan puisi, apresiasi prosa, musikalisasi puisi dan masih banyak lainnya.Selain itu, banyak juga lomba-lomba kepenulisan yang diadakan. Apakah itu lomba menulis novel, cerpen, ataupun puisi. Semuanya bertujuan pada satu hal: melestarikan bahasa indonesia
Bima Adi Putranto
Jumat, 07 Oktober 2016
10 MUHARRAM MENJADI ANAK YATIM?
Terdapat sebuah hadis dalam kitab tanbihul
ghafilin:
من مسح يده على رأس
يتيم يوم عاشوراء رفع الله تعالى بكل شعرة درجة
Siapa yang mengusapkan tangannya pada kepala anak
yatim, di hari Asyuro’ (tanggal 10 Muharram), maka Allah akan mengangkat
derajatnya, dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat.
Hadis ini menjadi motivator utama masyarakat untuk menyantuni anak yatim di hari Asyura. Sehingga banyak tersebar di masyarakat anjuran untuk menyantuni anak yatim di hari Asyura. Bahkan sampai menjadikan hari Asyura ini sebagai hari istimewa untuk anak yatim.
Namun sayangnya, ternyata hadis di atas statusnya adalah hadis palsu. Dalam jalur sanad hadis ini terdapat seorang perawi yang bernama: Habib bin Abi Habib, Abu Muhammad. Para ulama hadis menyatakan bahwa perawi ini matruk (ditinggalkan). Untuk lebih jelasnya, berikut komentar para ulama kibar dalam hadis tentang Habib bin Abi Habib:
a. Imam Ahmad: Habib bin Abi Habib pernah berdusta
b. Ibnu Ady mengatakan: Habib pernah memalsukan hadis (al-Maudhu’at, 2/203)
c. Adz Dzahabi mengatakan: “Tertuduh berdusta.” (Talkhis Kitab al-Maudhu’at, 207).
Karena itu, para ulama menyimpulkan bahwa hadis ini adalah hadis palsu. Abu Hatim mengatakan: “Ini adalah hadis batil, tidak ada asalnya.” (al-Maudhu’at, 2/203)
Hadis ini menjadi motivator utama masyarakat untuk menyantuni anak yatim di hari Asyura. Sehingga banyak tersebar di masyarakat anjuran untuk menyantuni anak yatim di hari Asyura. Bahkan sampai menjadikan hari Asyura ini sebagai hari istimewa untuk anak yatim.
Namun sayangnya, ternyata hadis di atas statusnya adalah hadis palsu. Dalam jalur sanad hadis ini terdapat seorang perawi yang bernama: Habib bin Abi Habib, Abu Muhammad. Para ulama hadis menyatakan bahwa perawi ini matruk (ditinggalkan). Untuk lebih jelasnya, berikut komentar para ulama kibar dalam hadis tentang Habib bin Abi Habib:
a. Imam Ahmad: Habib bin Abi Habib pernah berdusta
b. Ibnu Ady mengatakan: Habib pernah memalsukan hadis (al-Maudhu’at, 2/203)
c. Adz Dzahabi mengatakan: “Tertuduh berdusta.” (Talkhis Kitab al-Maudhu’at, 207).
Karena itu, para ulama menyimpulkan bahwa hadis ini adalah hadis palsu. Abu Hatim mengatakan: “Ini adalah hadis batil, tidak ada asalnya.” (al-Maudhu’at, 2/203)
Keterangan di atas sama sekali bukan karena
mengaingkari keutamaan menyantuni anak yatim. Bukan karena melarang anda untuk
bersikap baik kepada anak yatim. Sama sekali bukan.
Tidak kita pungkiri bahwa menyantuni anak yatim adalah satu amal yang mulia. Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjanjikan dalam sebuah hadis:
Tidak kita pungkiri bahwa menyantuni anak yatim adalah satu amal yang mulia. Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjanjikan dalam sebuah hadis:
أَنَا وَكَافِلُ
الْيَتِيمِ كَهَاتَيْنِ فِى الْجَنَّةِ , وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى
, وَفَرَّقَ بَيْنَهُمَا قَلِيلاً
“Saya dan orang yang menanggung hidup anak yatim
seperti dua jari ini ketika di surga.” Beliau berisyarat dengan jari telunjuk
dan jari tengah, dan beliau memisahkannya sedikit.” (HR. Bukhari no. 5304)
Dalam hadis shahih ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya menyebutkan keutamaan menyantuni anak yatim secara umum, tanpa beliau sebutkan waktu khusus. Artinya, keutamaan menyantuni anak yatim berlaku kapan saja. Sementara kita tidak boleh meyakini adanya waktu khusus untuk ibadah tertentu tanpa dalil yang shahih.
WAllahu a’lam
(Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
https://konsultasisyariah.com/8954-menyantuni-anak-yatim-di-hari-asyura.html
Dalam hadis shahih ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya menyebutkan keutamaan menyantuni anak yatim secara umum, tanpa beliau sebutkan waktu khusus. Artinya, keutamaan menyantuni anak yatim berlaku kapan saja. Sementara kita tidak boleh meyakini adanya waktu khusus untuk ibadah tertentu tanpa dalil yang shahih.
WAllahu a’lam
(Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
https://konsultasisyariah.com/8954-menyantuni-anak-yatim-di-hari-asyura.html
PERINGATAN 10 MUHARRAM
Hari Asyura:
Hari Asyura (عاشوراء ) adalah hari ke-10 pada bulan Muharram dalam kalender Islam. Sedangkan asyura sendiri berarti kesepuluh.
Hari ini menjadi terkenal karena bagi kalangan Syi'ah dan sebagian Sufi merupakan hari berkabungnya atas kesyahidan Husain bin Ali, cucu dari Nabi Islam Muhammad pada Pertempuran Karbala tahun 61 H (680). Akan tetapi, Sunni meyakini bahwa Nabi Musa berpuasa pada hari tersebut untuk mengekspresikan kegembiraan kepada Tuhan karena kaum Yahudi sudah terbebas dari Fira'un (Exodus). Menurut tradisi Sunni, Nabi Muhammad berpuasa pada hari tersebut dengan jumlah dua hari dengan tujuan menyelisihi umat Yahudi danNasrani, dan meminta orang-orang pula untuk berpuasa.
Sejarah:
Pada masa pra-Islam, 'Asyura diperingati sebagai hari raya resmi bangsa Arab. Pada masa itu orang-orang berpuasa dan bersyukur menyambut 'Asyura. Mereka merayakan hari itu dengan penuh suka cita sebagaimana hari Nawruz yang dijadikan hari raya di negeri Iran. Dalam sejarah Arab, hari 'Asyura (10 Muharram) adalah hari raya bersejarah. Pada hari itu setiap suku mengadakan perayaan dengan mengenakan pakaian baru dan menghias kota-kota mereka. Sekelompok bangsa Arab, yang dikenal sebagai kelompok Yazidi, merayakan hari raya tersebut sebagai hari suka cita.
Sebelum Islam, Hari Asyura sudah menjadi hari peringatan dimana beberapa orang Mekkah biasanya melakukan puasa. Ketika Nabi Muhammad melakukan hijrah ke Madinah, ia mengetahui bahwa Yahudi di daerah tersebut berpuasa pada hari Asyura - bisa jadi saat itu merupakan hari besar Yahudi Yom Kippur. Saat itu, Muhammad menyatakan bahwa Muslim dapat berpuasa pada hari-hari itu.[2][3]
Di kalangan suku Banjar yang merupakan muslim Sunni di Kalimantan, Hari Asyura dirayakan ekspresi kegembiraan dengan membuat bubur Asyura yang terbuat dari beras dan campuran 41 macam bahan yang berasal dari sayuran, umbi-umbian dan kacang-kacangan. Bubur Asyura tersebut akan disajikan sebagai hidangan berbuka puasa sunat
Hari Asyura.
Hari Asyura merupakan peringatan hal-hal di bawah ini dimana Muslim Sunni percaya terjadi pada tanggal 10 Muharram, diantaranya adalah:
1.Nabi Musa diangkat ke Surga setelah usaha tentara Roma menangkap dan menyalibnya gagal.
2..Hari diciptakannya Nabi Adam dan hari tobatnya pula
9.Nabi Yunus dikeluarkan dari perut paus
https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Asyura
Jumat, 26 Agustus 2016
LOMBA MELUKIS SMPN 18
hari Senin tanggal 15 Agustus 2016. Melukis atau menggambar sangat diperlukan dengan ketelitian,ketrampilan, keindahan, dan kerapian. Supaya siswa spendelas menjadi lebih terampil,unik, dan berbeda. Lomba melukis di tahun ini yang
memperjuarai, juara 1 adalah kelas 7 C, juara 2 adalah kelas 9 B, juara 3 adalah kelas 8 D , Pembina koordinator melukis adalah Bapak Budi Santoso dan Ibu Siti Nurhayati (Hesti). Melukis sangat bermanfaat bagi kehidupan yaitu agar tidak jenuh dan tidak strees.
Langganan:
Postingan (Atom)



